Lapakcc.com | Blog SepakbolaCc | Sepakbola.cc

Sepakbola.CC Judi Bola Online Indonesia Terbesar

Blog

Inilah Pertandingan Paling Kotor di Piala Dunia

0 Comments 📁 News, SepakbolaCc, Sportsbook 🕔10.June 2018
Inilah Pertandingan Paling Kotor di Piala Dunia

Inilah Pertandingan Paling Kotor di Piala Dunia – Piala Dunia 2002 dikenang bukan hanya karena berlangsung di Asia, tetapi juga lantaran mencatatkan rekor pertandingan paling kotor. Pesta sepak bola sejagat edisi ke-17 bergulir di Korea Selatan dan Jepang. Ini menjadi kali pertama Benua Kuning menghelat Piala Dunia. Salah satu laga tersengit pun terjadi ketika Jerman dan Kamerun bertemu pada penyisihan Grup E pada 11 Juni 2002.

 

Inilah Pertandingan Paling Kotor di Piala Dunia

Bagaimana tidak, sebanyak 16 kartu kuning dan dua kartu merah keluar dari saku Wasit Antonio Lopez Nieto dalam duel yang berlangsung di Stadium ECOPA. Penyerang Kamerun dan bek Jerman, Patrick Suffo serta Carsten Ramelow, masing-masing diganjar dua kartu kuning sehingga harus meninggalkan lapangan.

Jerman tidak mengawali laga ini secara meyakinkan di mana mereka membiarkan Kamerun menyerang, namun tidak ada peluang yang benar-benar membahayakan gawang Marc-Andre ter Stegen di 20 menit pembuka. Setelahnya, Jerman berhasil mengontrol pertandingan dan membuat sejumlah kans.

Di menit ke-24, Jerman seharusnya bisa mencetak gol ketika Joshua Kimmich menyambar umpan silang Marvin Plattenhart, namun tandukannya dari jarak dekat masih melebar tipis. Selanjutnya sejumlah pemain seperti Timo Werner, Kerem Demirbray, Julian Draxler mencoba mengetes Fabrice Ondoa.

Di penghujung babak pertama, Kamerun mendapat peluang terbaiknya saat crossing Benjamin Moukandjo berhasil disambut Zambo Anguissa, namun Ter Stegen berhasil mengantisipasinya. Hingga turun minum, skor tanpa gol tidak berubah.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan tiga menit setelah babak kedua berjalan. Berawal dari umpan tumit cerdik Draxler, Demirbay berada di posisi bagus untuk menembak sebelum melepaskan tendangan keras yang bersarang di pojok atas gawang Kamerun.

Kedua tim kemudian saling bergantian melakukan serangan sebelum terhenti oleh kejadian kontroversial di menit ke-64 ketika wasit salah mengidentifikasi pemain yang melakukan pelanggaran. Alih-alih menghukum Ernest Mabouka, yang menaikkan kakinya ke paha Emre Can, wasit malah memberikan kartu kuning kepada Sebastien Siani. Lewat bantuan Video Assistant Referee (VAR), wasit meralat keputusannya dan malah memberikan kartu merah kepada Mabouka.

Hanya dua menit setelah insiden itu, Jerman yang unggul jumlah pemain mampu menggandakan skor lewat tandukan Werner menyambut umpan silang terukur Kimmich. Berada di atas angin, Jerman sedikit kehilangan konsentrasi di menit ke-78 ketika tandukan pelan Vincent Aboubakar, menyambar crossing Moumi Ngamaleu, sudah cukup membuat Ter Stegen terkecoh.

Meski demikian, Jerman kembali mencetak gol beberapa menit berselang. Mendapat umpan Julian Brandt, Benjamin Henrichs meneruskannya ke tengah kotak penalti di mana Werner dengan mudah menyambarnya. Ini adalah dua gol pertama Werner bagi timnas. Di sisa laga, tekanan Jerman belum berhenti dan mereka nyaris mencetak gol keempat lewat Werner dan Amin Younes, namun kedudukan 3-1 tetap bertahan hingga laga usai.

Momen tersebut lantas menorehkan tinta hitam sebagai laga terkotor dalam sejarah Piala Dunia. Tim Panser pun mengakhiri duel keras kontra Kamerun dengan kemenangan 2-0. Apakah Piala Dunia 2018 di Rusia akan melahirkan pertandingan kotor lainnya? Menarik untuk dinantikan.

Inilah Pertandingan Paling Kotor di Piala Dunia

Sepakbolacc sebagai SITUS JUDI BOLA terbaik dan terpercaya akan selalu menghadirkan berita menarik seputar Piala Dunia, jangan lewatkan setiap info menarik dari Sepakbolacc. Masih banyak informasi menarik seputar Piala Dunia yang patut untuk Anda ikuti.Tinggal menghitung hari, kita akan sambut pagelaran akbar yang dinanti-nantikan. Perang bintang antar negara akan tersaji di hadapan Anda. Salam BolaCC Mania !!

 

Share this article with friends

No Comments

Sorry, No Comments, Yet !

There are no comments for this article at this moent, but you can be first one to leave a comment.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *